PANGKAL PINANG - Seluruh politisi katolik sebagai anggota DPR RI, DPD, Anggota DPRD, Wakil Bupati, pengurus partai, calon wakil wali kota, calon wakil bupati, bakal calon anggota DPRD, DPR RI, DPD dan awam katolik menggelar dialog dan silahturahmi politik, Kamis (10/5) di rumah inpirasi Buasan.
Dialog untuk membangun sinergi membangun gereja dan tanah air turut hadir tokoh senior dan guru politik, Amung Tjandra.
Para politisi yang berasal dari berbagai partai berdialog dalam suasana persaudaraan dengan satu komitmen bekerja dan melayani untuk kesejahteraan bersama.
Ketua Pemuda Katolik Komcab Pangkalpinang, Gunawan Tjen menjelaskan Dialog dan Silahturahmi politik digagas Pemuda Katolik Komcab Pangkalpinang bekerja sama dengan Komisi Kerasulan Awam Keuskupan Pangkalpinang.
"Keterlibatan Gereja khususnya awam dan politisi Katolik dalam bidang politik menjadi kian penting karena adanya masalah serius yang kita hadapi bersama sebagai bangsa, yaitu persoalan rusaknya keadaban publik, ancaman radikalisme, semakin mewabahnya ujaran kebencian dan hoax serta semakin sistematis dan terstrukturnya tindak pidana korupsi serta berbagai persoalan krusial kehidupan berbangsa dan bernegara. Maka perlu membangun sinergi untuk mengabdi bagi gereja dan negara," ungkap Gunawan, Senin (11/5).
Ketua Pemuda Katolik Babel, Mehoa mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya dialog dan silahturahmi politik.
"Ini suatu pembelajaran politik membangun sinergi dengan satu tujuan kebaikan bersama," ungkap Mehoa.
Ketua Komisi Kerawam Keuskupan Pangkalpinang, Pastor Hans mengajak para awam dan politisi katolik untuk terlibat dan peduli pada persoalan-persoalan kebangsaan
"Gereja/umat katolik sebagai komunitas sosial ikut bertanggung jawab untuk kebaikan bersama. Tujuan politik umat katolik adalah "bonum communae"," ungkap Pastor Hans yang juga menjabat moderator Pemuda Katolik.
Pastor Hans menegaskan Gereja atau umat katolik tidak dapat dan tidak boleh berjalan sendiri, tetapi harus bersama komunitas-komunitas lain yang sama sama berkehendak baik berjuang untuk kesejahteraan dan kebaikan bersama.(*)
Dialog untuk membangun sinergi membangun gereja dan tanah air turut hadir tokoh senior dan guru politik, Amung Tjandra.
Para politisi yang berasal dari berbagai partai berdialog dalam suasana persaudaraan dengan satu komitmen bekerja dan melayani untuk kesejahteraan bersama.
Ketua Pemuda Katolik Komcab Pangkalpinang, Gunawan Tjen menjelaskan Dialog dan Silahturahmi politik digagas Pemuda Katolik Komcab Pangkalpinang bekerja sama dengan Komisi Kerasulan Awam Keuskupan Pangkalpinang.
"Keterlibatan Gereja khususnya awam dan politisi Katolik dalam bidang politik menjadi kian penting karena adanya masalah serius yang kita hadapi bersama sebagai bangsa, yaitu persoalan rusaknya keadaban publik, ancaman radikalisme, semakin mewabahnya ujaran kebencian dan hoax serta semakin sistematis dan terstrukturnya tindak pidana korupsi serta berbagai persoalan krusial kehidupan berbangsa dan bernegara. Maka perlu membangun sinergi untuk mengabdi bagi gereja dan negara," ungkap Gunawan, Senin (11/5).
Ketua Pemuda Katolik Babel, Mehoa mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya dialog dan silahturahmi politik.
"Ini suatu pembelajaran politik membangun sinergi dengan satu tujuan kebaikan bersama," ungkap Mehoa.
Ketua Komisi Kerawam Keuskupan Pangkalpinang, Pastor Hans mengajak para awam dan politisi katolik untuk terlibat dan peduli pada persoalan-persoalan kebangsaan
"Gereja/umat katolik sebagai komunitas sosial ikut bertanggung jawab untuk kebaikan bersama. Tujuan politik umat katolik adalah "bonum communae"," ungkap Pastor Hans yang juga menjabat moderator Pemuda Katolik.
Pastor Hans menegaskan Gereja atau umat katolik tidak dapat dan tidak boleh berjalan sendiri, tetapi harus bersama komunitas-komunitas lain yang sama sama berkehendak baik berjuang untuk kesejahteraan dan kebaikan bersama.(*)
Sumber : bangka.tribunnews.com

Tidak ada komentar:
Posting Komentar